- Dukung Petani, DKPP Purworejo Gelar Sosialisasi Sarana Usaha Tani Tembakau TA 2026
- KONSULTASI DAN KOORDINASI PROGRAM KULIAH KERJA NYATA (KKN MAHASISWA) UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA
- PELATIHAN PENGAWAS KEAMANAN PANGAN SEGAR
- Jamur Tiram, Peluang Usaha yang Masih Terlupakan: KWT Sekar Tani Gowong Belajar Langsung dari Praktisi
- BPP Purworejo Dampingi Petani adakan Gerdal Tikus di Kelompok Tani Ngudi Makmur Semawung
- Lapor Langsung Direspons! Tim Keswan Purworejo Selamatkan Sapi Betina Produktif di Kedungpomahan Kulon kecamatan Kemiri
- SERENTAK! PETANI DESA MAJIR KENDALIKAN HAMA WERENG BATANG COKELAT PADA TANAMAN PADI
- Melangkah Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan: Sinergi DKPP dan Kelompok Tani Rimba Sari di Desa Pamriyan
- Dari Kandang ke Produk Bernilai Jual, Peternak Kambing Kaligesing Dibekali Strategi Pengembangan Susu Kambing
- Dari Analisa Usaha hingga Fermentasi Pakan, Peternak Purworejo Digembleng Seharian
VERIVIKASI POTENSI PANGAN LOKAL DESA KARANGGEDANG KECAMATAN BRUNO

VERIVIKASI POTENSI PANGAN LOKAL DESA KARANGGEDANG KECAMATAN BRUNO
Verifikasi potensi pangan lokal adalah penilaian komprehensif terhadap sumber daya pangan setempat (umbi-umbian, sagu, jagung, pisang, dll.) untuk mendorong diversifikasi pangan, mengurangi ketergantungan beras, meningkatkan ketahanan pangan daerah, dan memberikan nilai tambah ekonomi melalui pengembangan UMKM pengolahan, sosialisasi, edukasi, hingga industrialisasi, dengan tujuan menciptakan sistem pangan mandiri, berkelanjutan, dan berdaulat.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo melalui Ibu Tri Astuti Andayani, SP, MM selaku Kabid Pangan, melihat adanya potensi besar pada KWT. Dwi Manunggal yang berlokasi di Desa Karanggedang, Kecamatan Bruno. Dimana KWT ini mengolah singkong menjadi tepung mocaf.
Potensi olahan mocaf (Modified Cassava Flour) sangat besar sebagai alternatif tepung terigu karena bebas gluten, tinggi serat, dan rendah kalori, membuka peluang di pasar domestik dan ekspor untuk aneka produk seperti roti, kue, biskuit, mie, bahkan makanan bayi, meningkatkan nilai tambah singkong lokal, ketahanan pangan, serta diminati konsumen yang sadar kesehatan dan diet khusus.
Pada tanggal 7 Januari 2026 Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo mengadakan evaluasi potensi pangan lokal di KWT. Dwi Manunggal. Hasil evaluasi ternyata kelompok ini tidak hanya berhenti pada pengolahan tepung mocaf saja, tetapi mereka juga mengembangkan produk olahan turunan mocaf seperti es krim, brownis, cookies dan lapis gulung. Dalam satu bulan KWT ini bisa mengolah sekitar180 kg tepung mocaf.
Kendala cuaca yang tidak menentu mempengaruhi produksi olahan mocaf ini, karena singkong yang akan dibuat tepung harus benar-benar kering dijemur langsung dibawah sinar matahari. Kelompok belum mempunyai oven pengering, harapan besar kelompok pemerintah Kabupaten Purworejo berkenan untuk membantu peralatan tersebut sehingga proses produksi tetap bisa berjalan walaupun cuaca hujan. Kendala lain yang dihadapi kelompok adalah dari standardisasi mutu, dan strategi pemasaran.
Inovasi ini menjadi langkah penting dalam memperluas diversifikasi produk berbasis singkong sekaligus memperkuat daya saing di pasar.
Redaksi : Bidang Pangan DKPP Purworejo






