Tingkatkan Akurasi Data Hasil Panen, DKPP Purworejo Bersama PPL dan Pemdes Kesugihan Gelar Kegiatan Ubinan Padi

By DINPPKP 24 Jul 2026, 08:03:43 WIB Kegiatan
Tingkatkan Akurasi Data Hasil Panen, DKPP Purworejo Bersama PPL dan Pemdes Kesugihan Gelar Kegiatan Ubinan Padi

Tingkatkan Akurasi Data Hasil Panen, DKPP Purworejo Bersama PPL dan Pemdes Kesugihan Gelar Kegiatan Ubinan Padi


PURWODADI – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo mendampingi kegiatan Ubinan Padi di lahan pertanian Desa Kesugihan, Kecamatan Purwodadi.

Kegiatan ubinan ini dilaksanakan di Kelompok Tani Maju secara kolaboratif bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP Kecamatan Purwodadi, jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Kesugihan, serta kelompok tani setempat.

Ubinan merupakan metode standardisasi yang digunakan untuk mengukur dan memperkirakan produktivitas hasil panen tanaman padi secara objektif sebelum dilakukan pemanenan secara keseluruhan di suatu hamparan lahan.

Sinergi untuk Kepastian Data Pertanian

Dalam pelaksanaannya, tim gabungan dari DKPP, PPL, dan Perangkat Desa Kesugihan terjun langsung ke sawah untuk menentukan titik sampel secara acak. Sampel tanaman padi ditandai dan dipotong pada petakan berukuran 2,5 x 2,5  meter, lalu dilanjutkan dengan proses perontokan dan penimbangan bulir gabah di lokasi.

Rangkaian Tahapan Ubinan Padi:

Penentuan Titik Sampel: Menggunakan metode acak agar mewakili kondisi rata-rata lahan.

Pengukuran Area: Membuat petakan acuan berukuran 2,5 x 2,5 { meter}, (6,25  m).

Panen & Perontokan: Memotong padi pada area sampel dan memisahkan gabah.

Penimbangan & Konversi: Menimbang Gabah Kering Panen (GKP) untuk dikonversikan ke estimasi hasil per hektar.

Pentingnya Kegiatan Ubinan

Perwakilan dari BPP/PPL Kecamatan Purwodadi menyampaikan bahwa data hasil ubinan ini sangat penting. Selain menjadi tolok ukur keberhasilan musim tanam saat ini, data ini juga menjadi sarana evaluasi terkait efektivitas pemupukan, varietas benih yang digunakan, hingga ketahanan tanaman terhadap serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).

Pemerintah Desa Kesugihan mengapresiasi keikutsertaan dan pendampingan aktif dari DKPP dan PPL. Kehadiran para petugas di lapangan memberikan dorongan semangat bagi para petani sekaligus transparansi mengenai potensi produksi padi di Desa Kesugihan.

Diharapkan melalui kegiatan ubinan rutin ini, perencanaan ketahanan pangan daerah dapat didasarkan pada data real yang akurat, serta menjadi landasan dalam menentukan langkah pendampingan pertanian ke depannya.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung