- Dukung Petani, DKPP Purworejo Gelar Sosialisasi Sarana Usaha Tani Tembakau TA 2026
- KONSULTASI DAN KOORDINASI PROGRAM KULIAH KERJA NYATA (KKN MAHASISWA) UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA
- PELATIHAN PENGAWAS KEAMANAN PANGAN SEGAR
- Jamur Tiram, Peluang Usaha yang Masih Terlupakan: KWT Sekar Tani Gowong Belajar Langsung dari Praktisi
- BPP Purworejo Dampingi Petani adakan Gerdal Tikus di Kelompok Tani Ngudi Makmur Semawung
- Lapor Langsung Direspons! Tim Keswan Purworejo Selamatkan Sapi Betina Produktif di Kedungpomahan Kulon kecamatan Kemiri
- SERENTAK! PETANI DESA MAJIR KENDALIKAN HAMA WERENG BATANG COKELAT PADA TANAMAN PADI
- Melangkah Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan: Sinergi DKPP dan Kelompok Tani Rimba Sari di Desa Pamriyan
- Dari Kandang ke Produk Bernilai Jual, Peternak Kambing Kaligesing Dibekali Strategi Pengembangan Susu Kambing
- Dari Analisa Usaha hingga Fermentasi Pakan, Peternak Purworejo Digembleng Seharian
Rakor Sergap Bersama PT. Jateng Agro Berdikari

Rakor Sergap Bersama PT. Jateng Agro Berdikari
Serap gabah adalah kegiatan
pembelian gabah dari petani oleh Perum Bulog untuk menjaga stabilitas harga dan
cadangan pangan pemerintah.
Tujuan serap
gabah Membantu petani mendapatkan kehidupan yang lebih baik, Menjaga stok
beras aman dan terkendali, Mendukung swasembada pangan.
Kebijakan serap gabah
·
Harga Pembelian
Pemerintah (HPP) gabah petani ditetapkan sebesar Rp6.500 per kg, berlaku mulai
15 Januari 2025
·
Gabah yang dibeli
sesuai HPP adalah Gabah Kering Panen (GKP) dengan kadar air maksimal 25% dan
kadar hampa maksimal 10%
·
Perum Bulog akan
membeli gabah sesuai keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 2 tahun 2025
Upaya meningkatkan
serap gabah
·
Pemanfaatan Sentra
Penggilingan Padi (SPP) yang ada di berbagai provinsi sentra produksi padi
nasional
·
Kerja sama dengan
gudang filial, baik sistem sewa atau pinjam pakai
·
Mobilisasi nasional
(mobnas) out, hasil serapan gabah atau beras ke wilayah lain
·
Mendayagunakan combine
harvester (mesin panen) yang tersebar di provinsi dan kabupaten/kota
Untuk melanjutkan program pemerintah Republik Indonesia
melalui Badan Pangan Nasional, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten
Purworejo mengadakan Rapat
Koordinasi Serap Gabah bersama PT Jateng Agro Berdikari,
BUMD milik Provinsi Jawa Tengah yang bergerak di bidang pertanian, perdagangan,
pariwisata, dan Jasa. Rakor diadakan hari
Selasa tanggal 18 Februari 2025 di ruang rapat kepala dinas Ketahanan Pangan
danPertanian. Dihadiri
oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, kepala bidang Sarana, kepala
bidang Pangan dan PT JTAB.
PT
JTAB berencana akan menyerap gabah milik
petani di Kabupaten Purworejo pada awal maret 2025. DKPP diminta untuk dapat memfasilitasi
menyiapkan titik lokasi panen dan
menyiapkan data luas panen, produksi, dan data pemilik lahan di lokasi
panen. Rencana pada 1 titik yang ditentukan akan di serap gabah 10 sd 50 ton.
Gabah akan dibeli sesuai dengan ketentuan pemerintah sebesar Rp 6.500 untuk
Gabah Kering Panen. PT JTAB siap
bekerjasama dengan gapoktan atau penggilingan padi untuk proses pengeringan dan
penggilingan padi.






