- KONSULTASI DAN KOORDINASI PROGRAM KULIAH KERJA NYATA (KKN MAHASISWA) UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA
- PELATIHAN PENGAWAS KEAMANAN PANGAN SEGAR
- Jamur Tiram, Peluang Usaha yang Masih Terlupakan: KWT Sekar Tani Gowong Belajar Langsung dari Praktisi
- BPP Purworejo Dampingi Petani adakan Gerdal Tikus di Kelompok Tani Ngudi Makmur Semawung
- Lapor Langsung Direspons! Tim Keswan Purworejo Selamatkan Sapi Betina Produktif di Kedungpomahan Kulon kecamatan Kemiri
- SERENTAK! PETANI DESA MAJIR KENDALIKAN HAMA WERENG BATANG COKELAT PADA TANAMAN PADI
- Melangkah Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan: Sinergi DKPP dan Kelompok Tani Rimba Sari di Desa Pamriyan
- Dari Kandang ke Produk Bernilai Jual, Peternak Kambing Kaligesing Dibekali Strategi Pengembangan Susu Kambing
- Dari Analisa Usaha hingga Fermentasi Pakan, Peternak Purworejo Digembleng Seharian
- Kegiatan Gerakan Pengendalian Hama Wereng pada Tanaman Padi
Pemeriksaan Kebuntingan Lanjutan di Kelompok Ternak Murakabi I

Pemeriksaan Kebuntingan Lanjutan di Kelompok Ternak Murakabi I
Kegiatan pemeriksaan kebuntingan dan ultrasonografi (USG) pada ternak sapi kembali dilaksanakan di Kelompok Ternak Murakabi I pada hari Senin, 20 April 2026. Sebanyak empat ekor sapi diperiksa dalam kegiatan yang bertujuan untuk memantau status reproduksi serta memastikan keberhasilan program perkembangbiakan ternak.
Pemeriksaan dilakukan oleh petugas teknis dengan menggunakan metode palpasi rektal dan didukung alat USG untuk memperoleh hasil yang lebih akurat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh sapi yang diperiksa dinyatakan belum bunting. Temuan ini menjadi bahan evaluasi bagi peternak dan pendamping untuk meningkatkan manajemen reproduksi, termasuk pengaturan waktu inseminasi buatan, pemantauan siklus birahi, serta perbaikan pakan dan kondisi kesehatan ternak.
Ketua KT Murakabi I menyampaikan bahwa hasil ini akan dijadikan acuan untuk langkah tindak lanjut agar tingkat keberhasilan kebuntingan dapat meningkat pada periode berikutnya. Pendampingan intensif dan koordinasi dengan petugas lapangan diharapkan mampu mendorong produktivitas ternak di kelompok tersebut.






