- KONSULTASI DAN KOORDINASI PROGRAM KULIAH KERJA NYATA (KKN MAHASISWA) UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA
- PELATIHAN PENGAWAS KEAMANAN PANGAN SEGAR
- Jamur Tiram, Peluang Usaha yang Masih Terlupakan: KWT Sekar Tani Gowong Belajar Langsung dari Praktisi
- BPP Purworejo Dampingi Petani adakan Gerdal Tikus di Kelompok Tani Ngudi Makmur Semawung
- Lapor Langsung Direspons! Tim Keswan Purworejo Selamatkan Sapi Betina Produktif di Kedungpomahan Kulon kecamatan Kemiri
- SERENTAK! PETANI DESA MAJIR KENDALIKAN HAMA WERENG BATANG COKELAT PADA TANAMAN PADI
- Melangkah Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan: Sinergi DKPP dan Kelompok Tani Rimba Sari di Desa Pamriyan
- Dari Kandang ke Produk Bernilai Jual, Peternak Kambing Kaligesing Dibekali Strategi Pengembangan Susu Kambing
- Dari Analisa Usaha hingga Fermentasi Pakan, Peternak Purworejo Digembleng Seharian
- Kegiatan Gerakan Pengendalian Hama Wereng pada Tanaman Padi
Gerdal Penggerek Batang Tanaman Padi, Cegah Kerugian Petani Lebih Dalam

Kelompok Tani “Maju Jaya” Kelurahan Sindurjan, Kecamatan Purworejo melaksanakan kegiatan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Penggerek Batang Padi (PBP) pada tanggal 8 Mei 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pengendalian organisme pengganggu tanaman setelah hasil pengamatan petugas POPT menemukan adanya serangan PBP pada tanaman padi milik petani.
Pelaksanaan gerdal dilakukan secara bersama-sama oleh anggota kelompok tani dan didampingi oleh penyuluh pertanian. Dalam pendampingannya, penyuluh memberikan arahan terkait teknik pengendalian yang tepat serta pentingnya pengamatan rutin di lahan agar serangan hama dapat ditekan sejak dini. Petani tampak antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan gerdal demi menjaga kondisi tanaman tetap sehat dan memperoleh hasil panen yang melimpah.
Selain melakukan pengendalian di lahan pertanaman padi, petani juga diimbau untuk menerapkan pengendalian secara terpadu dan serentak agar perkembangan hama tidak semakin meluas. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan produktivitas padi tetap terjaga dan hasil panen petani pada musim tanam kali ini dapat meningkat secara optimal.






