- Dukung Petani, DKPP Purworejo Gelar Sosialisasi Sarana Usaha Tani Tembakau TA 2026
- KONSULTASI DAN KOORDINASI PROGRAM KULIAH KERJA NYATA (KKN MAHASISWA) UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA
- PELATIHAN PENGAWAS KEAMANAN PANGAN SEGAR
- Jamur Tiram, Peluang Usaha yang Masih Terlupakan: KWT Sekar Tani Gowong Belajar Langsung dari Praktisi
- BPP Purworejo Dampingi Petani adakan Gerdal Tikus di Kelompok Tani Ngudi Makmur Semawung
- Lapor Langsung Direspons! Tim Keswan Purworejo Selamatkan Sapi Betina Produktif di Kedungpomahan Kulon kecamatan Kemiri
- SERENTAK! PETANI DESA MAJIR KENDALIKAN HAMA WERENG BATANG COKELAT PADA TANAMAN PADI
- Melangkah Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan: Sinergi DKPP dan Kelompok Tani Rimba Sari di Desa Pamriyan
- Dari Kandang ke Produk Bernilai Jual, Peternak Kambing Kaligesing Dibekali Strategi Pengembangan Susu Kambing
- Dari Analisa Usaha hingga Fermentasi Pakan, Peternak Purworejo Digembleng Seharian
DKPP Lakukan Monitoring Stok dan Harga Gabah–Beras di UD Sri Mulyo, Purworejo

DKPP Lakukan Monitoring Stok dan Harga Gabah–Beras di UD Sri Mulyo, Purworejo
Tim Bidang Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melakukan kegiatan monitoring stok gabah, stok beras, serta perkembangan harga gabah dan beras di UD Sri Mulyo, Desa Karangmulyo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya pengawasan ketersediaan dan stabilitas pangan di tingkat pelaku usaha penggilingan padi.
Berdasarkan hasil monitoring, tercatat stok Gabah Kering Giling (GKG) sebesar 5 ton dan stok beras sebesar 11 ton yang tersedia di UD Sri Mulyo. Adapun harga GKG berada pada kisaran Rp7.778 per kilogram, sementara harga beras tercatat sebesar Rp13.100 per kilogram. Selain itu, ongkos giling yang diberlakukan di lokasi tersebut adalah sebesar Rp350 per kilogram, sesuai dengan kondisi operasional dan biaya produksi setempat.
Tim Bidang Pangan DKPP menyampaikan bahwa hasil monitoring ini akan menjadi bahan evaluasi dalam perumusan kebijakan dan langkah pengendalian harga serta ketersediaan pangan di Kabupaten Purworejo. Kegiatan pemantauan secara berkala diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara ketersediaan stok dan keterjangkauan harga, sekaligus memberikan kepastian bagi petani, pelaku usaha, dan masyarakat sebagai konsumen akhir.






