Bimbingan Teknis Program Subali Sapira Tingkatkan Pengetahuan Peternak Sapi di Desa Kedungpomahan Kulon Kecamatan Kemiri

By DINPPKP 24 Jul 2026, 08:01:29 WIB Peternakan dan Keswan
Bimbingan Teknis Program Subali Sapira Tingkatkan Pengetahuan Peternak Sapi di Desa Kedungpomahan Kulon Kecamatan Kemiri

Bimbingan Teknis Program Subali Sapira Tingkatkan Pengetahuan Peternak Sapi di Desa Kedungpomahan Kulon Kecamatan Kemiri


Kedungpomahan Kulon, 23 Juli 2026 – Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Subali Sapira digelar di Desa Kedungpomahan Kulon, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini diikuti para peternak sapi penerima bantuan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pemeliharaan serta pengelolaan ternak sapi.

Dalam ssambutannya, Kepala Desa Kedungpomahan Kulon menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Kepala Desa juga menjelaskan bahwa Desa Kedungpomahan Kulon memiliki delapan kelompok peternak penerima bantuan dengan jumlah sekitar 40 ekor sapi. Bimbingan teknis ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi seluruh peserta.


Sambutan berikutnya disampaikan oleh Camat Kemiri. Beliau mengingatkan bahwa tidak semua wilayah memperoleh bantuan ternak sapi. Para peternak diharapkan dapat menjaga amanah yang telah diberikan serta mengembangkan usaha peternakan sehingga mampu meningkatkan populasi sapi dan pendapatan masyarakat Desa Kedungpomahan Kulon.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian turut memberikan sambutan sekaligus menjelaskan Program Subali Sapira sebagai salah satu upaya mendukung pengembangan peternakan sapi melalui peningkatan kapasitas peternak dan pendampingan teknis.


Materi utama disampaikan oleh drh. Zain Amri dengan topik Reproduksi Sapi Betina. Beliau menjelaskan pentingnya manajemen reproduksi yang baik untuk meningkatkan produktivitas ternak, termasuk penanganan induk sapi menjelang hingga setelah melahirkan. Juga tak kalah penting materi tentang pengamatan birahi yang benar.


Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang cukup tinggi. Salah satu pertanyaan membahas persiapan menghadapi sapi yang akan melahirkan. Narasumber menjelaskan bahwa kandang perlu disiapkan senyaman mungkin dengan alas yang empuk, seperti jerami kering, serta dilengkapi pembatas agar pedet yang baru lahir tidak terjatuh ke kotoran. Tanda-tanda menjelang kelahiran, seperti keluarnya lendir bening yang kental, juga perlu diperhatikan. Ketuban yang telah pecah sebaiknya diikuti proses kelahiran dalam waktu maksimal satu jam untuk mengurangi risiko kematian janin.


Pembahasan juga mencakup penanganan sapi yang mengalami kembung. Narasumber menjelaskan tehnis penanganan kejadian kembung pada sapi, dan selanjutnya juga menyarankan salah satunya penggunaan obat kembung yang telah diberikan oleh Dinas sesuai petunjuk pemakaian.


Pertanyaan lain adalah tentang penyebab sapi mengalami prolaps uteri atau broyong (keluarnya rahim) pasca beranak. Dijelaskan bahwa ada beberapa macam prolaps, beberapa hal yang menjadi penyebabnya dan bagaimana cara mencegah agar kasus prolaps tidak terjadi pada ternak sapi.


Pada kegiatan Bimtek Kali ini juga sekaligus dibagikan buku saku terkait pemeliharaan sapi betina, yang berisi tentang macam ragam pakan, tehnik pemberian pakan, deteksi birahi, siklua birahi ternak sapi, dan juga berisi recording / pencatatan tindakan treatment pengobatan dan atau IB (inseminasi buatan).

Selain buku saku, juga dibagikan obat2an oral yang bisa peternak berikan kepada sapi peliharaan mereka sesuai kebutuhan dan keadaan kesehatan ternaknya. Obat2an tersebut terdiri dari: obat cacing, vitamin B komplek, obat diare/mencret dan obat kembung. Dibagikan juga desinfektan kepada seluruh peternak peserta Bimtek. Semua itu pada saat diberikan sudah disertai dengan petunjuk pemberiannya.


Kegiatan bimbingan teknis ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan peternak sehingga mampu menerapkan praktik pemeliharaan yang lebih baik. Peningkatan keterampilan tersebut diharapkan berdampak pada produktivitas ternak sekaligus kesejahteraan peternak di Desa Kedungpomahan Kulon.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung